Venomena.id – Kota Bekasi bersiap menghadirkan ikon wisata baru melalui proyek Waterfront City yang direncanakan mulai dikerjakan tahun ini. Proyek ini menjadi bagian dari program revitalisasi kawasan sungai agar masyarakat bisa menikmati wisata air tanpa harus bepergian jauh keluar kota.
Direktur Utama PT Mitra Patriot Kota Bekasi, David Hendradjid Rahardja, yang baru dilantik pada 15 Juli 2025 untuk periode 2025–2030, menyebut pembangunan tahap awal akan dibiayai melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta, bukan investasi langsung.
“Total anggaran yang sudah disiapkan mencapai Rp36 miliar dari CSR PT Minju. Ini murni hibah untuk pembangunan infrastruktur wisata air Kota Bekasi,” jelas David.
Proyek ini juga akan melibatkan proses beauty contest dan CSA (corporate social agreement) untuk memastikan desain terbaik dan pembangunan berkelanjutan. Targetnya, beberapa fasilitas sudah bisa beroperasi pada Januari 2026.
Menurut rencana, akan ada jembatan dengan desain lengkung sehingga perahu bisa tetap melintas sementara pejalan kaki tetap nyaman melintas di atasnya. Selain itu, kawasan sekitar akan dilengkapi dengan kuliner, area publik, serta pulau buatan yang menjadi daya tarik tambahan.
Dedi Suwendi Gumela, mantan anggota DPR RI selaku Direktur Utama PT Mas Bajaj Indonesia, pihak penyedia teknologi dan material untuk jembatan dan gorong-gorong, menambahkan bahwa proyek ini mengusung teknologi baja terbaru agar lebih kuat, ramah lingkungan, dan tahan lama.
“Kami support penuh proyek ini, termasuk analisis lalu lintas supaya kemacetan bisa diminimalkan selama pembangunan berlangsung,” ujarnya.
Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa Waterfront City diharapkan menjadi landmark baru kota, sekaligus destinasi wisata yang memadukan rekreasi air, kuliner, dan ruang terbuka hijau. Pemerintah juga berkomitmen menjaga kebersihan dan keamanan kawasan tersebut agar masyarakat bisa menikmati wisata air dengan nyaman.
Jika sesuai rencana, dalam beberapa tahun ke depan Kota Bekasi akan memiliki pusat wisata air modern yang tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.