V News

Takut Kehilangan Muka, Mapolres Metro Bekasi Proses Hukum Pelaku Curanmor, Sanksi Petugas yang Anjurkan Lepas

212
×

Takut Kehilangan Muka, Mapolres Metro Bekasi Proses Hukum Pelaku Curanmor, Sanksi Petugas yang Anjurkan Lepas

Sebarkan artikel ini

Venomena.id – Mapolres Metro Bekasi akhirnya buka suara terkait video viral yang merekam perdebatan warga dengan anggota Polsek Cikarang Utara soal kasus pencurian motor. Dalam video berdurasi 1 menit 28 detik itu, seorang anggota kepolisian diduga menyarankan agar pelaku curanmor yang berhasil ditangkap warga dilepaskan begitu saja. Potongan kalimat itulah yang kemudian memicu kemarahan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, menegaskan bahwa pihaknya sudah mengambil langkah tegas. Oknum anggota bersama Kapolsek Cikarang Utara kini tengah diperiksa Propam Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran tersebut.

Baja juga:  Unjuk Rasa Ditunda, Tuntutan AMGB Desak Serah Terima Fasos Fasum Perumahan Mustika Grande Akhirnya Disepakati 7 Poin Penting

“Anggota yang diduga tidak profesional saat menerima pengaduan masyarakat sudah kita tarik ke Polda Metro Jaya. Kalau terbukti melanggar disiplin atau kode etik, tentu akan kita proses sesuai ketentuan hukum. Kami pastikan, tidak ada niatan Polres Metro Bekasi untuk melindungi pelaku,” tegas Mustofa, Rabu (10/09).

Ia memastikan perkara pencurian motor itu tetap berjalan. Saat ini, tersangka berikut barang bukti berupa motor hasil curian serta alat yang digunakan telah diamankan di Mapolres Metro Bekasi.

“Rekan-rekan bisa lihat, tersangka ada, barang bukti ada, kendaraan korban juga ada. Jadi proses hukum tetap berjalan. Kami tunjukkan ke publik bahwa perkara ini tidak akan dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Baja juga:  21 Perwira Terntara Israel Tewas oleh Serangan Hamas, Dua Orang Diantaranya Komandan Pasukan Elit

Meski begitu, Mustofa mengakui adanya kekhilafan anggotanya dalam menangani laporan awal warga sehingga menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Ia pun menyampaikan permintaan maaf.

“Kami mohon maaf bila dalam penerimaan laporan awal ada sikap anggota yang tidak profesional. Tapi saya tegaskan, perkara pasti kami tuntaskan dengan cara yang profesional,” tambahnya.

Selain memastikan pelaku curanmor diproses hukum, publik juga menunggu bentuk sanksi terhadap oknum anggota kepolisian yang sempat menyarankan pelepasan pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *