Venomena.id – PT Pindad bersama Induk Koperasi Unit Desa (InKUD) berencana meluncurkan mobil rakyat. Kehadiran mobil ini nantinya khusus bagi masyarakat pedesaan, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian.
Jenis kendaraan yang akan diluncurkan berjenis mobil niaga ringan, mirip pikap atau konsep AMMDes, agar mampu mengangkut hasil tani dan kebutuhan produksi desa.
Direktur Utama InKUD Portasius Nggedi memperkirakan harga mobil rakyat berada di kisaran Rp50 juta per unit, meski masih bersifat estimasi awal.
“Untuk mewujudkan harga terjangkau, InKUD menjajaki kerja sama dengan berbagai mitra, termasuk lewat partisipasi di Pameran Aksesoris Otomotif Internasional China (CIAAF) 2025,” ujar Portasiys Nggedi dalam keterangannya, Rabu 24 Desember 2025.
Tak sekedar melakukan penjualan, nantinya InKUD juga akan memberi dukungan purna jual melalui jaringan koperasi, seperti penyediaan bengkel, suku cadang, dan fasilitas pelatihan di tingkat provinsi hingga kecamatan, guna memastikan mobil rakyat benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Saat ini InKUD menaungi sekitar 13 juta anggota yang akan berperan sebagai distributor ke wilayah pedesaan, sekaligus memfasilitasi skema kepemilikan agar lebih terjangkau.









