Venomena.id – Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi mendorong agar penguatan UMKM dilakukan secara terstruktur melalui pembentukan dan penguatan koperasi di tingkat Rukun Usaha (RU) maupun kecamatan.
Menurut Sardi, koperasi memiliki peran penting sebagai wadah untuk menghimpun, membina, dan memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar lebih terorganisir serta memiliki akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pembinaan usaha.
“UMKM kita jumlahnya ribuan. Jika dikoordinasikan melalui koperasi yang kuat di tingkat wilayah, maka indikator kinerja dinas dapat tercapai, baik dari sisi pembinaan UMKM maupun pertumbuhan koperasi itu sendiri,” ungkap Sardi dalam keterangannya, Senin 2 Februari 2026.
Lebih jauh Sardi menekankan, pentingnya validasi dan penguatan database UMKM sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Program pembinaan ke depan perlu difokuskan pada persoalan mendasar yang dihadapi pelaku UMKM, seperti keterbatasan akses permodalan, kurangnya pelatihan keterampilan, serta minimnya pendampingan usaha.
“Pelatihan yang berkelanjutan dan terintegrasi, serta dukungan pembiayaan melalui koperasi dan kerja sama dengan lembaga keuangan daerah, dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat ekosistem usaha masyarakat,” ungkapnya
Sardi menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal kebijakan dan program penguatan koperasi dan UMKM melalui fungsi penganggaran dan pengawasan, agar program yang direncanakan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui Forum Perangkat Daerah ini, diharapkan penyusunan Renja Diskopukm Tahun 2027 dapat menghasilkan program yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu mendukung upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran serta memperkuat perekonomian Kota Bekasi.(adv)








