V News

Banjir Kota Bekasi Surut, Pemerintah Akan Fokus Evaluasi dan Mitigasi

52
×

Banjir Kota Bekasi Surut, Pemerintah Akan Fokus Evaluasi dan Mitigasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi bersama Dinas BMSDA lakukan tinjauan sejumlah titik banjir

Venomena.id – Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh genangan banjir yang terjadi akibat hujan deras pada minggu (kemarin) telah surut sepenuhnya. Hingga Senin pagi, tidak ditemukan lagi titik banjir atau genangan air di wilayah Kota Bekasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Kota Bekasi sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Bekasi, Iman Setia Gunawan, mengatakan genangan air mulai surut sejak sore hingga malam hari setelah hujan reda.

“Untuk saat ini sudah tidak ada genangan lagi di Kota Bekasi. Sore kemarin sudah mulai surut dan malam hari dipastikan seluruh wilayah sudah bebas genangan,” kata Iman, Senin (19/1/2026).

Iman menyebut, pihaknya masih melakukan pengecekan lanjutan ke sejumlah lokasi terdampak guna memastikan kondisi permukiman warga aman untuk kembali ditempati, terutama rumah-rumah yang sempat terendam lumpur dan sampah.

“Tim BPBD hari ini kembali turun ke lapangan untuk mengakses kondisi pascabanjir, apakah rumah warga sudah layak ditempati kembali,” ujarnya.

Medan Satria dan Bekasi Utara Terparah

Berdasarkan data BPBD, banjir sempat terjadi di lima kecamatan, dengan dampak terparah berada di Kecamatan Medan Satria dan sebagian wilayah Bekasi Utara. Selain itu, genangan juga muncul secara terbatas di Bekasi Timur.

Baja juga:  Disorot Masyarakat Karena Rusak Estetika, DBMSDA Gerak Cepat Bersihkan Kabel Udara Yang Tak Beraturan

Menurut Iman, banjir dipicu curah hujan tinggi yang terjadi secara merata, ditambah fungsi drainase yang menurun serta penyempitan saluran air di wilayah perbatasan Kabupaten Bekasi.

“Kaligani, Kalikapuk, dan Kalibencong itu merupakan urat nadi saluran air Kota Bekasi. Di bagian hilir, khususnya wilayah perbatasan kabupaten, kapasitasnya sudah tidak mampu menampung debit air,” jelasnya.

Sementara di Bekasi Timur, kenaikan debit Kali Bekasi membuat aliran air dari saluran lingkungan tidak dapat masuk, sehingga menyebabkan genangan. Petugas kemudian membuka pintu air secara bertahap untuk menurunkan debit sungai.

Bantuan dan Penanganan Warga

BPBD Kota Bekasi telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, seperti makanan siap saji, mi instan, air mineral, serta menyiapkan peralatan kebersihan untuk membantu pembersihan lumpur dan sampah.

“Kami juga menyiapkan alat kebersihan yang akan didistribusikan ke lokasi terdampak. Bantuan logistik kemarin sudah disalurkan kepada warga yang sempat mengungsi,” kata Iman.

Rencana Jangka Pendek dan Evaluasi

Ke depan, Pemkot Bekasi akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan pengendalian banjir. Pada 2026, Pemkot berencana mengakselerasi pembangunan sumber resapan air dan kolam retensi (folder).

Baja juga:  Keren, Alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan 16 Resmi Jabat Kapolsek Pesanggrahan Jakarta Selatan

“Tahun ini kami menganggarkan pembangunan dua folder, masing-masing di Jatiasih dan Durian Jaya, Bekasi Timur. Ini untuk membantu mengurangi potensi banjir ke depan,” jelasnya.

Selain itu, normalisasi sungai terus dilakukan, terutama di wilayah Medan Satria, termasuk pengerukan lumpur di Kali Blencong, Kali Gani, dan Kali Cakung yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir.

Banjir Sulit Dihilangkan Total di Kota Bekasi.

Iman mengakui, secara geografis Kota Bekasi sulit terbebas sepenuhnya dari banjir. Dengan kemiringan wilayah yang rendah dan ketergantungan pada wilayah hulu di Kabupaten Bekasi, upaya yang dilakukan lebih difokuskan pada pengurangan dampak.

“Kalau dibilang tidak banjir sama sekali itu hampir mustahil. Yang bisa kita lakukan adalah meminimalkan potensi banjir, memperbesar tampungan air, dan meningkatkan resapan,” ujarnya.

Layanan Pengaduan

BPBD Kota Bekasi membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan pascabanjir.

“Warga bisa menghubungi call center Kota Bekasi di 112 atau langsung ke BPBD Kota Bekasi di nomor 0821-2349-9719,” pungkas Iman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *