V News

Marak E World, Minta Photo Diri Dan Iris Mata, Masyarakat Diharap Bijak Dan Berhati-hati

254
×

Marak E World, Minta Photo Diri Dan Iris Mata, Masyarakat Diharap Bijak Dan Berhati-hati

Sebarkan artikel ini

Venomena.id – Beberapa pekan terakhir masyarakat dihebohkan dengan kemunculan E world atau world network. Kemunculannya mengundang simpati masyarakat. Namun bukan karena kegunaannya yang menarik minat masyarakat, tapi bagi setiap orang yang bergabung akan mendapatkan koin gratis yang dapat dicairkan. Cukup hanya dengan scan iris mata dan photo diri.

Saat didatangi awak media, cabang E world Kota Bekasi yang bertempat di jalan Ir. H. Juanda, samping stasiun Bekasi Timur, tampak banyak didatangi para warga yang hendak mendaftar. Baik tua maupun muda, bahkan para lansia dan ibu hamil pun berjejer memenuhi antrian.

Langkah yang perlu dilakukan para individu yang hendak mendaftar cukup dengan menginstal aplikasi world app di play store google, kemudian mendapatkan tanggal untuk ketemu operator. Setelah ketemu operator para individu kemudian akan diperkenalkan apa itu E world melalui world app untuk kemudian membuat akun world ID.

Kemudian pada para pendaftar akan dilakukan scan iris mata melalui alat bernama orb dan juga pengambilan photo diri. Lalu kemudian para individu akan mendapatkan barcode.

Baja juga:  Brand Fashion Ini Coba Penuhi Kebutuhan Intimate Wear Bagi Kaum Hawa

“Itu saja, jadi tidak bener jika kita ambil keseluruhan data diri pendaftar, kita tidak meminta photo KTP bahkan nama yang bersangkutan sekalipun,” terang H manajemen operator E world cabang Juanda Kota Bekasi, Minggu (4/5).

Setelah mendapatkan barcode para pendaftar akan dapat aktif di akun world app, membuat dompet dan mendapatkan aset kripto yang kemudian dapat dicairkan.

“Aset kripto ini memiliki option dapat digunakan untuk aktif di aplikasi world atau dicairkan tidak masalah,” tambah H.

Rico salah satu pendaftar mengaku juga telah mengajak istri, orang tua dan mertuanya agar ikut mendaftar. Karena tidak ribet dan memperoleh pencairan dana.

“Total keseluruhan kita mendapatkan aset itu $40 USD. Jadi pencairannya menjadi tiga tahap. Tahap pertama saya sudah mencairkan $ 16 USD saya ke rekening dana,” papar Rico, warga Perumnas 3, Bekasi Timur.

Namun saat ditanya mengenai kegunaannya Rico hanya berkilah bahwa mendaftarkan diri untuk menghindari pemalsuan jati diri yang bisa dilakukan oleh AI dan Board.

Baja juga:  PSL 20 TPS Kota Bekasi, Caleg DPRD Jabar Dari PDIP Raup Suara Terbanyak

“Yang saya dapatkan pengetahuan awal dari operator saat pengenalan E wolrd seperti itu. Kalau selebihnya saya kurang paham, tapi lumayan jadi punya tambahan uang buat di rumah,” tambah Rico.

Menurut H, E world dibuat langsung oleh Maverick yang merupakan salah satu pencipta Ai itu sendiri. E world diciptakan sebagai perangkat yang dibutuhkan manusia untuk mempersiapkan diri menghadapi era AI. Sebagai protokol meningkatkan kepercayaan di dunia online dan memfasilitasi akses ke ekonomi global.

“Jadi dengan protokol ini bisa diketahui bahwa kita ini manusia unik, bukan AI ataupun Board,” papar H.

Untuk mendaftar di E world kita harus berusia 18+ agar mendapatkan world ID. Namun marak di media sosial warga yang menentang hal ini yang dinarasikan sebagai pengambilan data pribadi semata. Meski demikian, para pendaftar diharapkan berhati-hati jika ingin ikut mendaftar. Keputusan di tangan anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *