V News

Viral Anggotanya Bentak Pemotor ‘Monyet’, Dirlantas PMJ Minta Maaf

321
×

Viral Anggotanya Bentak Pemotor ‘Monyet’, Dirlantas PMJ Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombespol Latif Usman berikan keterangan ke awak media terkait perilaku tak terpuji anggotanya, Kamis (14/9/2023)

Venomena.id – Aksi tak terpuji dilakukan seorang polisi bernama Aipda Abdullah. Dia membentak pengendara motor dengan kata-kata ‘monyet’. Kejadian tersebut viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak pemotor tersebut diduga melanggar lalu lintas. Kemudian, Abdullah menanyakan SIM terhadap pemotor tersebut hingga keluar kata-kata kasar.

“SIM-mu ada? Mana sini gua patahin ntar, monyet lu dari tadi lu,” kata Abdullah dalam video tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengkonfirmasi kejadian tersebut. Kata Latif, kejadian terjadi di Kawasan Menteng pada Selasa (14/9/2023).

Baja juga:  Operasi Keselamatan Jaya, Kapolda Metro Intruksi Anggota Jangan Lembek Sikat Pengguna Strobo dan Knalpot Brong

“Kejadian pada hari Selasa 12 September 07.30 WIB tepatnya di Jalan Cikini Raya, dekat pos Cikini Raya, itu daerah Menteng Jakarta Pusar,” ujar Latif pada wartawan Kamis (14/9/2023).

Menurut Latif, saat di lokasi, Abdullah mengatur lalu lintas dan pemotor tersebut menerobos lampu lalu lintas. Kendati pemotor bersalah, Latif menyesalkan aksi anggotanya yang mengeluarkan kata-kata kasar.

“Tentunya masyarakat yang melakukan aktivitas harus mendapat perlakuan sebaik mungkin walaupun mereka melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Latif pun meminta maaf atas kejadian tersebut. Dia menyebut Abdullah sudah ditegur dan bakal mendatangi pemotor tersebut untuk minta maaf.

Baja juga:  Miris Ini Beda Penanganan Kasus Kekerasan Seksual di Kepolisian, Jika Pelaku Rakyat Biasa dengan Pelaku Orang Memiliki Jabatan

“Terus terang saja kami mohon maaf hilaf mengucapkan hal hal yang memang tidak pantas dan ini tentunya kami sebagai pimpinan Ditlantas Polda Metro Jaya” katanya.

“Saya mohon maaf sekali terhadap pelanggar tersebut dan kami minta bantuan kepada media apabila mengetahui alamat pelanggar tersebut kami akan mendatangi rumahnya kami akan meminta maaf. Ini akan kami lakukan,” imbuh dia.

(rdk/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *