Venomena.id – Warga keluhkan proses pembangunan atau revitalisasi trotoar di Jalan Raya Meruya Utara, Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat yang menimbulkan polusi udara dan kemacetan lalu lintas.
Guntur (55) salah satu warga RT 01 RW 01 Srengseng mengaku resah lantaran pembangunan trotoar tersebut mengakibatkan polusi udara makin pekat dengan galian puing pembangunan trotoar di Jalan Meruya Utara tersebut.
“Banyak debu bertebaran karena dampak pembanguan trotoar karena pekerja mengerjakannya siang hari pada saat warga beraktivitas,” keluhnya dengan nada kesal saya berbincang dengan awak media, Kamis 28 Agustus 2025.
Sejumlah pengendara bermotor yang melintas juga turut mengeluhkan proyek tersebut, Joni (35), mengaku kesal imbas revitalisasi trotoar yang menaruh tanah berserakan di bahu jalan sehingga membuat kemacetan panjang.
“Jalanan jadi macet parah ini jadi terlambat kerja, pelaksana harus dievaluasi jangan sampe berlarut-larut,” ucapnya dengan nada marah.
Sementara itu, salah satu pekerja dilapangan enggan berkomentar dengan alasan sedang ada pekerjaan revitalisasi trotoar.
(rdk/rdk)