Jakarta — Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengapresiasi sejumlah capaian pembangunan dan pelayanan publik di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
Ketua Umum DPP KAMAKSI, Joko Priyoski, mengatakan capaian tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,21 persen pada 2025, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 85,05, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 3,96 persen pada Maret 2026.
Selain itu, peningkatan jumlah pengguna transportasi publik dan realisasi investasi juga dinilai menjadi indikator positif pembangunan Jakarta.
“Kami mengapresiasi capaian Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Namun, prestasi ini harus diikuti konsistensi pembangunan, transparansi, dan akuntabilitas agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” ujar Joko.
Ia menegaskan, sejumlah persoalan seperti kemacetan, banjir, polusi udara, pengelolaan sampah, dan ketimpangan sosial masih perlu ditangani secara serius dan terukur.
KAMAKSI berharap sinergi Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD, BUMD, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, serta meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta.
Berikut ini sejumlah capaian yang menjadi perhatian KAMAKSI antara lain:
1. Pertumbuhan ekonomi: Ekonomi Jakarta tumbuh 5,21 persen sepanjang 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen.
2. Pembangunan manusia: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta mencapai 85,05 pada 2025, meningkat dari 84,15 pada 2024 dan menjadi yang tertinggi secara nasional.
3. Tata kelola keuangan: Pemprov DKI Jakarta kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan 2025.
4. Transportasi publik: Hingga September 2026, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta, meningkat 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
5. Pengentasan kemiskinan: Persentase penduduk miskin Jakarta turun menjadi 3,96 persen pada Maret 2026, untuk pertama kalinya berada di bawah empat persen.
6. Investasi: Realisasi investasi Jakarta mencapai Rp173,6 triliun hingga triwulan II 2026, atau sekitar 17,2 persen dari total investasi nasional. (den)









