HeadlineV Sport

Minim Peran Camat Dan Lurah Dalam Gelaran Porprov XV Jabar, Wali Kota Bekasi Dorong Seluruh Unsur Bekerja Masiv

82
×

Minim Peran Camat Dan Lurah Dalam Gelaran Porprov XV Jabar, Wali Kota Bekasi Dorong Seluruh Unsur Bekerja Masiv

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi gelar Rakor Porprov Jabar XV

Venomema.id – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menggelar Rapat Koordinasi bersama para pejabat wilayah yaitu camat dan lurah se-Kota Bekasi dalam

Langkah ini diambil guna mematangkan persiapan Kota Bekasi sebagai Tuan Rumah Utama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Tri Adhianto menyayangkan minimnya semarak sosialisasi gelaran olahraga tingkat provinsi ini di tingkat bawah. Ia menilai tempo promosi yang dilakukan jajaran kewilayahan masih sangat lambat, padahal pemerintah daerah telah mengucurkan anggaran yang sangat besar untuk pembenahan infrastruktur.

“Pemerintah Kota Bekasi telah mengalokasikan anggaran besar mencapai lebih dari Rp 500 miliar untuk rehabilitasi venue dan persiapan. Oleh karena itu, promosi kita tidak boleh kalah dengan daerah lain,” ujar Tri Adhianto didepan para pejabat Camat dan Lurah, di di Aula KH Nonon Sonthanie, Kamis 13 Agustus 2026.

Baja juga:  Waduh Diduga Kurang Pengawasan Puluhan Baut Hilang Dicuri, Jembatan Cipendawa Ambles

Terkait minimnya sosialisasi, Tri menginstruksikan para camat dan lurah untuk bergerak masif dengan memanfaatkan momen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia. Aparat kewilayahan diwajibkan menyisipkan konten promosi Porprov XV Jabar pada setiap ajang perlombaan kemerdekaan di tingkat RT dan RW.

Baja juga:  Terpilih Kembali Jadi Ketua KORMI Kota Bekasi, Wiwik Siap Perkuat Organisasi dan Perluas Budaya Olahraga Masyarakat

Sebagai langkah konkret, seluruh spanduk dan stiker kegiatan di tingkat wilayah wajib mencantumkan identitas resmi perhelatan. Pemerintah Kota Bekasi telah menetapkan maskot resmi bernama WORKER (Walet Keren) serta tagline bertajuk “Energi Patriot Nyalakan Kerenmu!” sebagai simbol utama kejuaraan.

Di samping itu, Pemkot Bekasi juga tengah menyiapkan Surat Edaran bagi pengelola hotel, pusat perbelanjaan, dan pelaku tempat usaha.

Kebijakan ini ditujukan untuk memicu perputaran ekonomi daerah berbasis olahraga (sportconomy), mengingat Kota Bekasi bersiap menyambut kedatangan sekitar 8.500 atlet dan official dari seluruh pelosok Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *