V News

Rp2,1 Miliar Bantuan Bekasi untuk NTT, Rumah Sakit Jadi Simbol Solidaritas Antardaerah

56
×

Rp2,1 Miliar Bantuan Bekasi untuk NTT, Rumah Sakit Jadi Simbol Solidaritas Antardaerah

Sebarkan artikel ini

Tri Adhianto Serahkan Dana Kemanusiaan untuk Pembangunan RS Watunggong, Realisasi dan Manfaatnya Kini Dinantikan Warga Manggarai Timur

 

Venimena.id – Solidaritas masyarakat Kota Bekasi terhadap warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan senilai Rp2,1 miliar. Dana yang dihimpun dari masyarakat tersebut diserahkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, Kamis (15/10/2026), untuk mendukung pembangunan fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.

Bantuan itu diarahkan untuk pembangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, yang direncanakan menggunakan nama Rumah Kasih Bekasi–Watunggong. Selain dana Rp2,1 miliar, masyarakat Kota Bekasi juga mengumpulkan 100 kilogram pakaian layak pakai untuk membantu warga yang membutuhkan.

Langkah ini menjadi bentuk kepedulian lintas daerah yang diharapkan tidak berhenti pada bantuan darurat. Melalui pembangunan fasilitas kesehatan, bantuan tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Manggarai Timur, terutama dalam memperoleh pelayanan medis.

Namun, manfaat nyata dari bantuan tersebut nantinya akan sangat ditentukan oleh kelanjutan pembangunan rumah sakit, kesiapan fasilitas, serta kemampuannya menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Baja juga:  Ironi Hari Raya Idul Fitri, Rakyat Sulit Tukar Uang Baru di Bank Tapi Ada Jasa Penukaran Dapat Puluhan Juta

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil kepedulian dan gotong royong masyarakat Kota Bekasi. Ia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi warga penerima bantuan.

“Kami ingin bantuan dari masyarakat Kota Bekasi ini memberikan manfaat yang berkelanjutan. Karena itu, kami menginisiasi dukungan untuk pembangunan rumah sakit agar nantinya dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan,” ujar Tri.

Menurut Tri, pembangunan rumah sakit menjadi salah satu bentuk dukungan jangka panjang bagi masyarakat yang membutuhkan pemulihan pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga Kota Bekasi yang telah berpartisipasi dalam pengumpulan dana dan bantuan pakaian.

Tri berharap Rumah Kasih Bekasi–Watunggong kelak tidak hanya menjadi fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga simbol persaudaraan antara masyarakat Kota Bekasi dan Manggarai Timur.

“Bantuan ini merupakan amanah dan bentuk kepedulian warga Kota Bekasi. Semoga Rumah Kasih Bekasi–Watunggong dapat menjadi simbol persaudaraan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Manggarai Timur dalam jangka panjang,” katanya.

Baja juga:  Unik Anak-Anak Dari 8 Presiden RI Duduk Semeja, AHY: Senda Gurau Tapi Bicarakan Hal Baik

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menyambut baik bantuan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bekasi dan masyarakat yang telah memberikan perhatian kepada warganya.

Menurut Agas, dukungan untuk pembangunan fasilitas kesehatan memiliki arti penting karena manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan masyarakat Kota Bekasi. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Manggarai Timur, terutama karena diarahkan untuk pembangunan fasilitas kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Agas.

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur Winsensius Tala, Kepala Dinas Kesehatan dr. Surip Tintin, Inspektur Daerah Flavianus Gon, serta Direktur RSUD Borong dr. Nengsy.

Bantuan Rp2,1 miliar itu menjadi wujud gotong royong warga Bekasi untuk membantu masyarakat di luar daerahnya. Selanjutnya, kepastian pemanfaatan dana, perkembangan pembangunan rumah sakit, dan kesiapan fasilitas untuk melayani pasien akan menjadi bagian penting agar solidaritas tersebut benar-benar berujung pada peningkatan akses kesehatan bagi masyarakat Manggarai Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *