V Biz

Mantab, Indonesia Akan Ekspor Listrik ke Singapura Sebesar 3,4 Gigawatt

700
×

Mantab, Indonesia Akan Ekspor Listrik ke Singapura Sebesar 3,4 Gigawatt

Sebarkan artikel ini
PLTS terbesar di Riau

Venomena.id – Sektor Industri Indonesia mulai bangkit. Hal ini terlihat dengan tekad Indonesia akan mengekspor listrik energi terbarukan (EBT) sebesar 3,4 gigawatt (GW) ke Singapura dengan nilai kesepakatan investasi mencapai US$20 miliar (sekitar Rp318 triliun).

“Penandatanganan MoU nilai proyek ini, Pak Rachmat (Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi) bisikkan ke saya sekitar US$20 miliar,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan saat berlangsungnya International Sustainability Forum di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baja juga:  Optimis di Tengah Ketidakpastian Global, PT Martina Berto Tbk Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 25%

Disampaikan Luhut, proyek ini akan menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kepulauan Riau, dengan transmisi bawah laut langsung ke Singapura.

Proyek ini diperkirakan akan mendatangkan potensi investasi hingga US$50 miliar (sekitar Rp795 triliun) dan devisa ekspor sebesar US$6 miliar (sekitar Rp95 triliun) per tahun. Ada juga tambahan potensi devisa sekitar US$2,7 miliar (sekitar Rp42 triliun) per tahun dari investasi di rantai pasok panel surya, sistem penyimpanan energi baterai, dan sektor terkait lainnya.

Baja juga:  Ajak UMKM Naik Kelas, Pemkot Tangerang Buka Pendaftaran NIB di 17 Lokasi

Ekspor listrik ini didorong oleh surplus pasokan listrik di Indonesia, yang rata-rata mencapai 25% per tahun dalam dekade terakhir.

Dari data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rasio elektrifikasi di Indonesia kini mendekati 100%, dengan hanya 0,57% wilayah yang belum teraliri listrik, menandakan hampir seluruh wilayah Indonesia sudah terhubung pasokan listrik.

(rdk/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *