V News

Kemenaker Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, 10.504 Peserta Ikut Serentak di Seluruh Indonesia

109
×

Kemenaker Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, 10.504 Peserta Ikut Serentak di Seluruh Indonesia

Sebarkan artikel ini
Pelatihan vokasi nasional batch pertama diikuti 10.504 peserta yang tersebar di sekitar 50 hingga 60 lokasi balai pelatihan Kemenaker di seluruh Indonesia, termasuk Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, Cevest Kota Bekasi, Rabu (8/4)

Venomena.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) resmi membuka Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 yang diikuti 10.504 peserta secara serentak di puluhan balai pelatihan di seluruh Indonesia. Program ini menjadi langkah pemerintah dalam memperluas akses pelatihan kerja bagi masyarakat agar memiliki kompetensi yang siap bersaing di dunia industri.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Darmawansyah, S.T., M.Si., mengatakan pelatihan vokasi tahun ini dilaksanakan secara terpusat dan serentak sebagai bentuk implementasi instruksi Presiden agar pelatihan dapat diakses oleh semua masyarakat secara merata.

Menurutnya, pelatihan vokasi nasional batch pertama diikuti 10.504 peserta yang tersebar di sekitar 50 hingga 60 lokasi balai pelatihan Kemenaker di seluruh Indonesia, termasuk Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi, Cevest Kota Bekasi.

Baja juga:  Polda Metro Jaya Akan Segera Gelar Perkara Kasus SYL

“Kita ingin semua masyarakat memiliki peluang yang sama untuk mengikuti pelatihan. Karena itu, tahun ini pelatihan dilaksanakan secara serentak dan terpusat agar aksesnya merata di seluruh Indonesia,” ujar Darmawansyah, Rabu (8/4).

Program pelatihan vokasi ini menghadirkan instruktur profesional, berbagai kejuruan yang sesuai kebutuhan industri, serta sistem pembelajaran berbasis praktik. Para peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bukti keahlian yang diakui dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D. menegaskan bahwa pelatihan vokasi merupakan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Baja juga:  Ribuan Warga Jabar Deklarasi Dukungan kepada Prabowo di Stadion Mini Mustikajaya Bekasi

Total kuota pelatihan vokasi nasional tahun 2026 ditargetkan mencapai 70 ribu peserta dengan dukungan APBN dan kemungkinan tambahan melalui kerja sama dengan industri serta lembaga pendanaan lainnya.

Selain itu, pelatihan juga terbuka bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen pemerintah menghadirkan program yang inklusif dan merata.

“Pelatihan vokasi ini adalah program prioritas Kemenaker untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” kata Yassierli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *