HeadlineV Biz

Realisasi Perolehan Pajak UP3D Kecamatan Kalideres Capai 455, 35 Miliar

73
×

Realisasi Perolehan Pajak UP3D Kecamatan Kalideres Capai 455, 35 Miliar

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Realisasi penerimaan pajak Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Daerah (UP3D) Kecamatan Kalideres mencapai 455,35 milliar yang berkisar 69,05 persen hingga akhir September 2026.

Menurut Kepala Unit Pelayanan Pemungutan Pajak Daerah (UP3D) Kecamatan Kalideres, Zidni Agni Apriya mengatakan untuk capaian realisasi PBB-P2 dengan target 235,35 miliar dengan realisasi mencapai 231,43 miliar.

“Perolehan tertinggi pada sektor pajak PBB-P2, hingga akhir September telah mencapai 98,3 persen,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (13/10).

Dijelaskan Zidni, disusul ralisasi perolehan dari pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang telah mencapai 162,04 miliar atau mencapai 48,80 persen.

Baja juga:  Anggota Komisi III DPRD Ini Harap Tidak Ada Permainan Bahan Pokok Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

Kemudian, perolehan urutan ketiga Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yaitu jasa makanan dan minuman yang telah mencapai 40,68 milliar atau 69,03 persen.

“Kami memberikan insentif fiskal sesuai Kepgub 339 tahun 2026, dengan diskon 10 persen , 7,5 persen dan 5 persen. Selain itu, ada penagihan pajak langsung khusus profil 1 dengan nilai > 100 juta,” ujarnya.

Selain itu, dijelaskan Zidni, dengan pengunduhan ESPPT yang meningkat dari tahun lalu yang merupakan hasil kerjasama dengan kelurahan se-Kecanatan Kalideres.

Baja juga:  Menteri ATR Sebut Dengan Sertipikat Elektronik Data Ada Dalam Genggaman Sehingga Sulit Dipalsukan

“Dengan stimulan kemudahan pembayaran secara digital, melalui e-commerce dan mbanking, sehingga wajib pajak dengan mudah mengurus pajak,” tandasnya.

Ia menambahkan, capaian perolehan pajak tersebut terdiri dari 10 jenis pajak, terdiri dari PBB-KB, PBJT Jasa tenaga listrik, PAT, PBJT Jasa Perhotelan, PBJT, Jasa makanan/minuman, PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan, Reklame, PBJT Jasa Parkir, PBHTB dan PBB-P2.

“Diharapkan hingga akhir tahun perolehan bisa sesuai dengan target tahun 2026,” pungkasnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *