Sebanyak 75 anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Barat siap komitmen dalam mengajak masyaraktat dalam gerakan pilah sampah dan melawan hoax stigma Gotham City yang berlangsung di Aula Kecamatan Kebon Jeruk.
Roadshow tingkat kecamatan Kecamatan Kebon Jeruk dihadiri pengurus FKDM tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan, serta unsur pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat untuk memperkuat kewaspadaan dan deteksi dini di wilayah.
Ketua FKDM Jakarta Barat, Boby Hendrawan, mengatakan pihaknya meningkatkan peran FKDM dalam melakukan verifikasi informasi yang beredar di masyarakat, termasuk meluruskan stigma negatif yang kerap melekat pada Jakarta Barat.
“FKDM memiliki tugas melakukan deteksi dini, verifikasi informasi di lapangan, dan menyampaikan fakta yang sebenarnya kepada masyarakat. Narasi negatif harus diimbangi dengan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Senin (15/6).
Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, mengajak seluruh anggota FKDM untuk aktif berkolaborasi dengan unsur kelurahan, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mendukung program pemerintah, termasuk gerakan pemilahan sampah dari sumber.
“Kita harus bersama-sama membangun citra positif Jakarta Barat sebagai wilayah yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat. FKDM juga diharapkan berperan aktif menyukseskan program pemilahan sampah sesuai kebijakan pemerintah daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKDM Kecamatan Kebon Jeruk, Sirojul Munir, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh elemen yang tetap solid hadi. Ia berharap momen ini menjadi ajang silaturahmi untuk memperkuat kekompakan anggota.
“Stigma negatif mengenai Jakarta Barat yang kerap dijuluki sebagai “Gotham City” di media sosial harus dilwan dengan citra positif,” pungkasnya.
Di sisi lain, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat, Mastiur Manik, mendorong anggota FKDM memanfaatkan media sosial secara positif untuk menyebarkan informasi yang benar dan menangkal hoaks yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
“Kami membahas isu keamanan dan kewaspadaan dini, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi pemilahan sampah rumah tangga,” tutupnya. (Den)







