HeadlineV BizV News

BAJA Dukung Arief Nasrudin Perkuat Pemerataan Akses Air Bersih di Jakarta

79
×

BAJA Dukung Arief Nasrudin Perkuat Pemerataan Akses Air Bersih di Jakarta

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Barisan Aktivis Jakarta (BAJA) mengapresiasi capaian internasional Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin. Namun, BAJA menegaskan bahwa prestasi tersebut perlu diikuti pemerataan akses air bersih, peningkatan kualitas pelayanan, dan keterjangkauan tarif bagi seluruh warga Jakarta, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

BAJA menilai keberhasilan perusahaan pelayanan publik tidak hanya diukur dari penghargaan dan reputasi global, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

PAM JAYA mencatat cakupan layanan mencapai 82 persen atau sekitar 8,9 juta jiwa. Berbagai upaya pengembangan infrastruktur dan inovasi pelayanan terus dilakukan untuk memperluas akses air perpipaan di Jakarta.

Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) sekaligus Presidium BAJA, Joko Priyoski, mengatakan pengakuan internasional terhadap PAM JAYA harus menjadi momentum untuk memperkuat akuntabilitas dan pelayanan publik.

“Prestasi di panggung dunia akan semakin bermakna apabila masyarakat merasakan layanan air bersih yang semakin mudah diakses, berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan,” ujar Joko pada keterangn pers yang diterima, Rabu (14/10).

Baja juga:  Polisi Diduga Bekingi Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur, Warga Penangkap Malah Ditahan: Warga Kepung Polres Metro Bekasi

Sementara, Presidium BAJA dari Poros Muda NU, Ramadhan Isa, mendorong PAM JAYA membuka informasi secara berkala mengenai perluasan jaringan, kualitas air, investasi infrastruktur, dan penanganan pengaduan pelanggan.

“Keterbukaan informasi penting agar masyarakat dapat memantau perkembangan pelayanan dan mengetahui rencana perluasan jaringan ke wilayah yang belum terlayani,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua KOMWAJA sekaligus Presidium BAJA, Anwar Sjani, menegaskan pemerataan akses air bersih harus menjadi prioritas pembangunan Jakarta.

“Jangan sampai kemajuan infrastruktur dan pencapaian perusahaan tidak diikuti pemerataan pelayanan bagi warga di kawasan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih,” tandasnya.

Untuk diketahui, BAJA mendorong empat agenda prioritas PAM JAYA, yakni percepatan perluasan jaringan air perpipaan, peningkatan kualitas dan kontinuitas pasokan, perlindungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas perusahaan.

Baja juga:  Pertamina EP Kelola Mandiri Sumur Gas Jatinegara Kota Bekasi, Wali Kota Ingatkan Hak Daerah Terpenuhi

Selain itu, BAJA juga menilai perluasan layanan harus disertai target yang terukur, pengawasan kualitas air, kebijakan tarif yang mempertimbangkan daya beli masyarakat, serta mekanisme pengaduan yang mudah diakses.

Sebagai informasi, BAJA sebagai wadah kolaborasi aktivis yang terdiri dari KAMAKSI, Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA), Poros Muda NU, Barisan Aktivis Indonesia (BARKINDO), dan Front Aktivis Indonesia (FAI), akan terus mengawal peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengawasan dan kritik konstruktif.

Sebagai Presidium BAJA, Joko berharap transformasi PAM JAYA dapat semakin memperluas akses air bersih yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta.

“Keberhasilan pelayanan air bersih bukan hanya tentang prestasi perusahaan di tingkat internasional, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” tutupnya. (Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *