V News

Janji Dua Tahun di Balik Groundbreaking PSEL: Mampukah Bekasi Benar-Benar Lepas dari Gunung Sampah?

44
×

Janji Dua Tahun di Balik Groundbreaking PSEL: Mampukah Bekasi Benar-Benar Lepas dari Gunung Sampah?

Sebarkan artikel ini

Venomena.id – Pemerintah pusat kembali memasang target ambisius dalam penanganan persoalan sampah di Kota Bekasi. Dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Sumurbatu, Bantargebang, diiringi janji bahwa gunungan sampah yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan akan hilang dalam waktu dua tahun.

Janji itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat memimpin Apel Gebrek K3 di Stadion Mini Ciketing Udik, Bantargebang, Rabu (26/8), sebelum pelaksanaan groundbreaking PSEL.

Menurut Zulkifli Hasan, proyek PSEL menjadi langkah konkret pemerintah untuk mengakhiri persoalan sampah yang selama ini tak kunjung terselesaikan.

“Alhamdulillah, kalau sampah mau selesai, memang semangatnya harus seperti ini. Semangat pantang menyerah,” ujar Zulhas.

Ia mengakui penanganan sampah di Bekasi telah menjadi pekerjaan rumah selama bertahun-tahun. Karena itu, dimulainya pembangunan PSEL disebut sebagai titik awal penyelesaian masalah yang selama ini terus berulang.

Baja juga:  Warga Tenda JIS Kekeh Minta Masuk Rusun kampung Bayam, Pemerintah Setempat Ultimatum Segera Angkat Kaki

“Nah, ini bertahun-tahun persoalan enggak selesai-selesai. Ini kita akan segera selesaikan. Setelah ini saya akan groundbreaking,” katanya.

Pemerintah menargetkan dalam dua tahun ke depan gunungan sampah di TPS Sumurbatu sudah tidak lagi terlihat. Selain mengurangi volume sampah, PSEL juga diharapkan mampu mengatasi persoalan bau menyengat yang selama ini dikeluhkan masyarakat sekitar.

“Sampah ini kita akan selesaikan dalam dua tahun. Nanti gunung sampah di TPS Sumurbatu itu enggak ada lagi, insyaallah,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemerintah ingin membebaskan Kota Bekasi dari persoalan sampah yang menggunung sekaligus dampak pencemaran yang ditimbulkannya.

Baja juga:  Walkot Tangerang Harap Sistem Management Anti Penyuapan Jadi Aksi Nyata Bukan Seremoni

“Kita akan bebaskan Kota Bekasi dari sampah dan bau sampah yang menggunung. Target dua tahun,” tegasnya.

Bahkan, Zulhas menyatakan siap dievaluasi apabila target tersebut gagal direalisasikan.

“Kalau dua tahun enggak beres, nanti saya dipanggil lagi kemari. Ya, boleh dimarahi,” ujarnya.

Groundbreaking PSEL Sumurbatu menjadi awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi yang akan mengubah sampah menjadi energi listrik. Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan sampah di Kota Bekasi yang selama ini bergantung pada sistem penumpukan di tempat pembuangan.

Target dua tahun pemerintah dipastikan akan menjadi momok warga. Menunggu pembuktian bahwa proyek strategis nasional tersebut benar-benar mampu menghapus gunungan sampah, bukan sekadar menghadirkan seremoni pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *