V News

Tokoh Desa Muktiwari Duga Ada Ketidaktransparansi Pemilihan Anggota BPD

110
×

Tokoh Desa Muktiwari Duga Ada Ketidaktransparansi Pemilihan Anggota BPD

Sebarkan artikel ini
Tokoh masyarakat Desa Muktiwari Syarifuddin Hidayat alias Egay

Venomena.id -Tokoh masyarakat Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Syarifuddin Hidayat alias Egay, kecewa terhadap Panitia Pembentukan Badan Permusyawartan Desa (BPD) setempat.

Pasalnya, dalam memilih bakal calon anggota BPD diduga panitia tidak transparan dalam menentukan orang-orang yang akan duduk, apakah benar mewakili masyarakat Desa Muktiwari apa tidak.

“Saya menduga acara besok Rabu 15/4/2026, dalam pemilihan dan penetapan anggota BPD tidak didasari oleh musyawarah kepada masyarakat, atau tidak adanya notulen” kata Egay, panggilan akrab Syarifuddin Hidayat, Selasa 14 April 2026.

Baja juga:  Sederet Wanita Disisi Harvey Moeis Tersangka Timah 300 Triliyun

Egay menjelaskan, dari hasil musyawarah masyarkat Desa Muktiwari tersebut baru bisa ditentukan orang-orang yang akan dipilih apakah telah benar benar mewakili masyarakat desa sehingga diangkat menjadi tokoh.

“Apakah yang menjadi tokoh tersebut sudah mewakili masyarakat Desa Muktiwari, apa belum. Misalnya si A, dari tokoh mana, si B dari tokoh mana. Serta dibuktikan juga KTP para tokoh-tokoh tersebut, jangan orang dari luar diangkat atau dijadikan tokoh masyarakat, ” jelasnya.

Baja juga:  Libur Tahun Baru, Wahana Hiburan Air Transera Waterpark Bekasi Dibanjiri Ribuan Pengunjung

Sementara, Ketua Panitia Pembentukan Badan Permusyawartan Desa (BPD) Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Husin Syahrullah, menyangkal terkait adanya dugaan pengkondisian dalam pemilihan bacalon Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Diri nya mengklaim pelaksanaan Pembentukan Badan Permusyawartan Desa (BPD) Muktiwari dilaksanakan secara profesional dan sesuai aturan yang ada .

“Kami panitia profesional dan tidak ada kepentingan mau yang jadi siapapun ya terserah,” kata Husin, ketika dihubungi media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *